Hello sobat...
Kali ini aku mau posting tentang kota
tercintaku,yaitu Pekanbaru. Jadi bagi teman-teman yang penasaran pengen tau
gimana kota pekanbaru gampang aja. Bisa liat-liat di internet, atau bisa
langsung datang kesana supaya lebih puas..hehe. udah penasaran ya?baik lansung
aja deh kalau gitu..
Pekanbaru itu sebuah kota yang secara geografis berada pada posisi
strategis,yaitu pada jalur Lintas
Timur Sumatera, terhubung dengan
beberapa kota seperti Medan, Padang dan Jambi, dengan wilayah administratif, diapit oleh
Kabupaten Siak pada bagian utara dan timur, sementara bagian barat dan selatan oleh Kabupaten Kampar. Kota ini dibelah oleh Sungai Siak yang mengalir dari barat ke timur dan berada pada ketinggian berkisar
antara 5 - 50 meter di atas permukaan laut. Kota ini termasuk beriklim tropis
dengan suhu udara maksimum berkisar antara 34.1 °C hingga 35.6 °C, dan suhu
minimum antara 20.2 °C hingga 23.0 °C.
Sebelum tahun 1960 Pekanbaru hanyalah kota kecil yang
memiliki 2 kecamatan yaitu kecamatan Senapelan dan kecamatan Limapuluh.
Selanjutnya pada tahun 1965 menjadi 6 kecamatan, dan tahun 1987 menjadi 8 kecamatan
dengan luas wilayah 446,50 km², setelah Pemerintah daerah Kampar menyetujui
untuk menyerahkan sebagian dari wilayahnya untuk keperluan perluasan kota
Pekanbaru. Kemudian pada tahun 2003 jumlah kecamatan pada kota ini menjadi 12 kecamatan. Dari tahun ketahun kota
pekanbaru mengalami perubahan yang pesat. Bisa kita lihat di tahun 2010,
Pekanbaru telah menjadi kota ketiga berpenduduk terbanyak di Pulau Sumatera, setelah Medan dan Palembang. Laju pertumbuhan ekonomi Pekanbaru yang cukup pesat, menjadi
pendorong laju pertumbuhan penduduknya. Karena perkembangan yang sangat pesat
sekarang Pekanbaru telah menjadi Ibukota dengan Riau sebagai Provinsinya.
Karena kekayaan adat istiadat melayu.
Riau menjadi pusat kebudayaan melayu di Indonesia. Semua itu bisa kita lihat
dari bermacam-macam tarian,pakaian,nyanyian,dan rumah adat. Salah satu tarian
tradisional di riau adalah Tari
Persembahan. Dimana tarian ini sering di tampilkan sebagai pembuka acara
formal.selain tari persembahan masih banyak lagi tarian di Riau, seperti: tari
zapin, tari tanjungkatung, tari serampang 12, tari joged lambak. Dan
macam-macam nyanyian Riau yaitu, lancang kuning, soleram, nirmala, zapin, selayang
pandang, bunga tanjung. Sedangkan macam-macam pakaian adat Riau terdiri dari
pakaian adat laki-laki dan perempuan. Pakaian adat laki-laki yaitu baju melayu
cekak musang, baju melayu gunting cina, dan teluk belanga. Sedangkan wanita
yaitu, baju kurung (kain ,baju,dan selendang), baju kebaya labuh(kain,baju,dan
selendanng). Adpun rumah adat melayu Riau yaitu, balai selaso jatuh, rumah adat
laso jatuh kembar, rumah melayu atap limas, rumah melayu atap kajang,rumah
melayu atap lontiok.
Nah
sobat saya tau apa yang anda fikirkan dari pertama baca artikel ini. Apalagi
dalam keadaan lapar,haha. Baiklah sobat, Selain penjelasan di atas tentu
sebagai pusat kebudayaan melayu Riau
juga memiliki berbagai macam makanan khas yang lezat, seperti :
1.
Bolu Kemojo
Bolu Kemojo
adalah panganan khas Melayu dari Riau. Kue ini sering disajikan pada hajatan,
buka puasa, atau perayaan-perayaan hari besar seperti lebaran. Pada umumnya kue
ini berwarna hijau coklat dengan rasa pandan. Namun, kini juga dikembangkan
berbagai macam rasa seperti durian dan kacang.
2.
Lempuk Durian
Lempuk Durian merupakan salah satu Jenis Makanan Khas dari Riau yang terbuat dari Durian, lempuk ini berbentuk seperti dodol. Selain di Riau, lempuk juga dapat dijumpai di daerah lain di Sumatera. Siapa sih yang tidak kenal dengan lempuk durian, "Makanan Khas Riau" ini berasal dari Kab. Bengkalis, bahkan lempuk sudai menjadi ikon Bengkalis, jika kita berkunjung ke Bengkalis kurang lengkapnya jikanya tidak membeli buah tangan Lempuk Durian.
3.
Es Laksamanana Mengamuk
Es Laksamana
Mengamuk merupakan minuman dingin yang menggunakan buah kuini sebagai bahan
utama. Konon, keberadaan minuman ini berawal dari mengamuknya seorang laksamana
di kebun kuini. Laksamana tersebut mengamuk lantaran istrinya dibawa lari oleh
pemilik kebun kuini tersebut. Sang laksamana menebas-nebaskan pedangnya ke
seluruh penjuru, hingga puluhan buah kuini hancur karena kemarahannya ini. Usai
sang laksamana menuntaskan kemarahannya dan pulang, orang-orang di sekitar
kebun kuini mengambil puluhan buah kuini yang sudah tercincang dan terhampar di
rumput. Pada awalnya, orang-orang tersebut bingung, akan diapakan buah kuini yang
telah terpotong-potong tersebut. Hingga salah seorang wantia, mencampurkan
potongan-potongan buah kuini itu dengan air santan dan gula merah. Jadilah
minuman segar, yang pada waktu itu, langsung dinikmati oleh orang sekampung.
4. Roti Jala
Roti jala
terbuat dari kombinasi adonan tepung serta berbagai jenis kuah yang bisa
dijadikan pilihan. Kuah yang sering digunakan adalah kuah kari dan kuah manis.
Roti jala sering ditemui pada saat acara resepsi pernikahan, akikah serta pada
saat bulan ramdahan dan hara raya idul fitri/adha.
5. Kue Bangkit
Diberi nama kue
bangkit karena ukuran dari kue ini setelah matang dan dikeluarkan dari oven
akan berukuran dua kali lipat dari ukuran adonan semula. Warna kue bangkit ini
putih kekuningan dan kadang dipercantik dengan diberi noktah berwarna merah di
atasnya. Tekstur kue bangkit yang sangat halus dan gampang remuk. Kue bangkit
akan lumer di dalam mulut dan mempunyai rasa yang renyah ketika dikunyah.
Rasanya yang manis ini menjadi daya tarik bagi anak-anak.
setelah membaca penjelasan di atas bagaimana pendapat sobat tentang Riau? Indah bukan?.
Apalagi setelah melihat berbagai macam makanan khasnya yang lezat. Jadi, bagi
sobat yang berkunjung kesana jangan sampai ketinggalan deh nyobain lezatnya
mkanan khas Riau. Jadi mulai sekarang buruan nabung supaya bisa jalan-jalan ke
Riau.
Selamat menabung sobat....:)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar